Taufiqi School

Narcissistic Parenting

Kamis, 12 Desember 2024, Alhamdulillah acara Parenting yang diselenggarakan oleh komite Taufiqi School telah dilaksanakan dengan lancar, Narcissistic Parenting adalah orang tua yang terkena narsisme. Biasanya, orang tua narsistik secara eksklusif dan posesif dekat dengan anak-anak mereka dan terancam oleh tumbuhnya kemandirian anak-anak mereka. Hal ini menimbulkan pola keterikatan narsistik, yaitu orang tua meyakini bahwa anak ada semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan orang tua.

Orang tua yang narsistik sering kali berusaha mengendalikan anaknya dengan ancaman dan pelecehan emosional. Pola asuh narsistik berdampak buruk pada perkembangan psikologis anak-anak, memengaruhi penalaran serta perilaku dan sikap emosional, etika, dan kemasyarakatan. Batasan pribadi sering kali diabaikan sehingga orang tua yang narsistik dapat membentuk dan memanipulasi anak untuk memenuhi harapan orang tua.

Orang tua yang narsistik memiliki harga diri yang rendah dan merasa perlu mengendalikan cara orang lain memandang mereka, takut kalau tidak mereka akan disalahkan atau ditolak dan kelemahan pribadi mereka akan terungkap. Orang tua yang narsistik mementingkan diri sendiri, sering kali sampai pada titik muluk-muluk. Mereka juga cenderung tidak fleksibel dan kurang memiliki empati yang dibutuhkan dalam membesarkan anak.

Bagaimana cara berhenti menjadi orang tua yang narsis?
Jangan terlalu memaksa anak. Jangan pernah mengharapkan sesuatu yang tidak realistis atau terlalu berlebihan dari anak karena Anda menginginkannya. Biarkan mereka melakukannya dengan kecepatan mereka sendiri. Tunjukkan dukungan Anda, bantu mereka, bimbing mereka, dan beri tahu mereka apa yang benar dan salah.

Leave a Reply